Selasa, 17 Juni 2014

Tertawa itu sehat lho!




 Kali ini kita akan menulis artikel tentang tertawa.. Pada umumnya orang tertawa disebabkan mendengar maupun melihat sesuatu yang lucu. Efeknya, orang tersebut dapat terhibur bahkan merasa bahagia. Dari sisi kesehatan, tertawa itu menyehatkan. Menurut sebuah riset, tertawa bisa meningkatkan kesehatan jantung, meningkatkan harapan hidup dan juga mengurangi rasa sakit.
Pada waktu seseorang tertawa, tubuh akan melepaskan neurontransmitter dan hormon yang dapat mengurangi hormon penyebab stres yakni kortisol dan adrnealin. Pada gilirannya, pelepasan ini membantu menurunkan tekanan darah. Saat tertawa, otot-otot seperti otot perut, wajah, kaki, dan punggung ikut bergerak. Selain itu, tertawa juga membuat paru-paru lebih berkembang sehingga lebih mudah bernapas. 
Dampak positif dari tertawa ini memberi dorongan bagi sistem kardiovaskular tubuh. Pembuluh darah lancar karena tertawa menyebabkan darah lancar mengalir. Tertawa juga menyeimbangkan otak kanan dan kiri saat menanggapi sebuah lelucon. 
Bila Anda hendak mengurangi risiko masalah penyakit jantung, Coba saja dengan menonton film lucu. Rekomendasi riset dari Universitas Maryland menyarankan, tertawa sekitar 15 menit karena film dapat melancarkan pembuluh darah serta meningkatkan aliran darah.Menonton acara yang membuat Anda bisa tertawa sekitar 40 menit setelah makan dapat membatasi kenaikan kadar glukosa darah. Para peneliti percaya jika Anda tertawa, emosi positif akan muncul yang mempengaruhi sistem endokrin pada tubuh.  
Tertawa juga membuat usia lebih lama. Sebuah studi terhadap 500 orang lebih yang berusia 95 tahun keatas menemukan, kepribadian yang santai, optimis, dan menikmati saat tertawa akan berumur lebih panjang. Namun, para peneliti belum mengetahui secara pasti dimana letak kaitannya. 
"Pada saat kami meneliti kepribadian 243 orang yang berusia lebih dari 100 tahun, kami menemukan kualitas yang mencerminkan sikap positif memandang kehidupan," kata Dr. Nir Barzilai dari Universitas Yeshiva, Amerika Serikat. 
"Sebagian besar dari mereka hidup dengan rasa optimis besar dan santai. Mereka menganggap tertawa adalah bagian penting dalam hidup," jelasnya.
Tertawa terbukti tak hanya mampu menyehatkan psikologis anda. Saat tertawa, anda telah menyehatkan fisik. Menurut studi yang dilakukan Universitas Maryland, saat anda tertawa selama satu menit, efek yang anda rasakan di tubuh setara dengan mendayung selama 6-10 menit. ''Tertawa benar-benar menyehatkan. Tertawa menggerakkan setiap otot tubuh. Dan ini mengurangi ketegangan,'' kata Alex Eingorn, chiropractor and laughter Ambassador di New York.
Nah dari penjelasan kita tahu bahwa tertawa itu menyehatkan bukan? Oleh karena itu luangkan waktu untuk tertawa hehehe.. baca komik yang lucu, nonton, atau apa saja karena menurut laporan kesehatan Amerika disebutkan, 75 persen masyarakat mengalami stres setiap dua minggu, nah stress akan berdampak pada kesehatan yang buruk ! jadi jangan sampai kesehatan kita buruk karena terlalu serius dengan masalah dan pekerjaan kita dan tidak mau tertawa hehe :D

Dari berbagai sumber ::

Senin, 16 Juni 2014

Sejarah dan Perkembangan komputer


Sejarah Perkembangan Komputer – Sebelum adanya beberapa alat elektronik canggih seperti laptop dan iPad, dulu kita menggunakan komputer untuk alat mengetik, alat berhitung dan melakukan pekerjaan lainnya. Seiring berkembangnya waktu dan semakin canggih dunia elektronik, komputer pun sudah semakin berkembang mulai dari design hingga kemampuannya.
Laptop adalah komputer pribadi yang portable atau mduah dibawa kemana-mana. Nama laptop itu sendiri diambil dari cara orang menggunakan komputer pribadi ini. Dahulu komputer pribadi ini sering digunakan diatas pangkuan, maka kemudian diberi nama Lap Top = Atas Pangkuan. Laptop mulai menjadi pembicaraan serius dikalangan para produsen dan desain PC pada awal 1070-an, ketik komputer pribadi yang portable diangkat ke perumukaan. Sebuah “personel, portable information manipulator” yang dibayangkan oleh Alan Key di Xerox PARC pada tahun 1985, dan dijelaskan pada tahun 1972 dalam makalahnya yaitu “Dynabook”. Proyek IMB SCAMP yaitu Special Computer APL Machine Portable telah didemonstrasikan pada tahun 1973. Prototipe ini didasarkan pada processor PALM (Put All Logic In Microcode).
Sejarah Perkembangan Komputer dulunya digunakan sebagai alat hitung untuk membantu penghitungan angka-angkat sebelum akhirnya menjadi perangkat multifungsi seperti saat ini. Mulai dari anak-anak hingga orang dewasa kini sudah mengerti kegunaan dari komputer, namun mungkin sebagian besar orang masih belum tahu tentang sejarah komputer hingga perkembangan komputer itu sendiri.
Sejak dahulu manusia memang membutuhkan alat bantu hitung. Mulai dari perbintangan, perdagangan atau pekerjaan lainnya sangat membutuhkan alat bantu hitung. Dan menurut para ahli sejarah, alat hitung yang pertama dibuat oleh manusia adalah Abacus atau Sipoa oleh bangsa China sekitar 25 ribu tahun yang lalu. Hingga saat ini sipoa masih digunakan, sedangkan bangsa peru dan inca menggunakan quipus yang berupa tali simpul dan tiap simbulnya melambangkan bilangan tertentu. Lalu setelah tahun 1642 di Perancis, Blair Pascal menciptakan sebuah mesin hitung yang hanya dapat diguankan untuk operasi hitung penjumlahan saja yang disebut Adding Machine, yang kemudian disempurnakan untuk melakukan operasi matematik yang lainnya pada tahun 1673 oleh Von Leibnitz.
Kemudian muncullah era komputer elektronik sejak ditemukannya listrik oleh M. Faraday, sehingga berkembang alat-alat yang menggunakan tenaga listrik termasuk komputer. Rancangan komputer elektronik pertama kali diciptakan oleh John Atanasoff dari AS pada tahun 1942 dan terus berkembang hingga saat ini.
Era perkembangan komputer dapat dibagi menjadi beberapa periode, yakni:
Komputer Generasi Pertama (1946-1959)
·         Menggunakan lampu tabung sebagai komponen utama
·         Ukuran per unit komputer masih sangat berat dan besar
·         Cepat panas sehingga membutuhkan alat pendingin yang banyak
·         Boros listrik
·         Proses relatif masih lambat
·         Ketepatan hasil proses masih rendah
·         Kapasitas data masih kecil

Komputer Generasi Kedua (1959-1965)

Komponen utama penyusun komputer adalah transistor yang lebih unggul segalanya dibanding tabung hampa namun harga jual murah, serta kelemahan pada generasi pertama dapat diperbaiki.
Komputer Generasi Ketiga (1965-1970)

Fungsi transistor digantikan dengan IC (Integrated Circuits) atau rangkaian terpadu. Dari sekeping IC itu sendiri dapat menggantikan beberapa transistor, diode dan resistor sekaligus, sehingga dapat berkinerja lebih baik hasilnya daripada generasi sebelumnya. Meski ukuran lebih kecil, namun kecepatannya makin tinggi, kapasitas lebih besar dan memungkinkan untuk berkomunikasi antar komputer.
Komputer Generasi Keempat (1970- )

Komponen utama komputer sudah menggunakan VLSI (Very Large Scale IC) yaitu IC yang kemampuannya ditingkatkan hingga ratusan bahkan ribuan kali dengan ukuran fisik yang semakin kecil.
Komputer Generasi Kelima




Saat ini para pakar komputer merancang dan memikirkan bagaimana membuat komputer dengan komponen utama, yakni AI (Artificial Intelligence) atau kepandaian buatan, sehingga dapat menentukan sikap sendiri jika akan menerima data, serta hendak diapakan data itu adalah atas inisiatif sendiri dan terus berkembang hingga saat ini.

Jumat, 13 Juni 2014

Bahaya Sedotan Plastik !


Halooo.. kali ini saya akan menulis tentang SEDOTAN hehe.. terpikir ini ketika saya sedang minum sambil ngerjain skripsi disuatu tempat makan hehe.. Nah, sedotan memang merupakan salah satu media yang digunakan untuk membantu kita dalam meminum segelas air, entah apapun bentuknya, atau apapun jenisnya. Namun yang umum digunakan adalah sedotan yang hanya sekali pakai, yap sedotan plastik. Sedotan yang banyak digunakan di warung - warung, bahkan rumah makan sekalipun.
Dulunya sedotan digunakan di Sumeria dalam meminum bir, karena dulu bir memiliki produk sampingan yang mengendap dari proses fermentasi, sehingga digunakanlah sedotan agar produk sampingan bir tadi tidak banyak terminum. Nah sekarang sedotan sudah tak lagi digunakan untuk meminum bir, bahkan teh yang sering kita jumpai dipinggir jalan juga menggunakan sedotan.
Hampir setiap orang gemar minum dengan menggunakan sedotan. Tidak banyak yang tahu keuntungan dalam penggunaan sedotan ini. Mungkin secara orang awam hanya mengatakan, bahwa sedotan merupakan hiasan, alat bantu, aksesoris, ya berhubung bentuk sedotan juga ada yang menarik, seperti yang banyak di sajikan pada rumah makan ternama. Namun, yang jelas tujuan utama adanya sedotan adalah mengurangi resiko kerusakan gigi. 
Namun,  ketahui juga bahwa minum menggunakan sedotan ternyata  ada tidak baiknya juga . Ada beberapa resiko tak menyenangkan yang terjadi jika kita minum menggunakan alat bantu yang satu ini. Ayokk, kita simak penjelasan berikut :

Gigi tetap rusak karena salah cara memakainya
Memang, sedotan bisa mengantar minuman langsung masuk ke dalam kerongkongan, tetapi itu bila Anda memasukkan sedotan ke bagian belakang mulut Anda.
Menurut Mark Burhenne, DDS, cosmetic dentist yang juga pendiri AsktheDentist.com, meskipun minum lewat sedotan, kita tetap bisa merasakan minuman itu menyentuh gigi. Hal ini disebabkan kebanyakan orang menyelipkan ujung sedotan di antara bibir dan di depan gigi, sehingga efek minuman manis yang merusak gigi masih bisa terasa.
"Orang yang menahan sedotan di antara gigi, bagian belakang giginya masih terpapar. Ingat, lidah itu terus bersentuhan dengan gigi, jadi jika ada soda atau kopi menyentuh lidah, artinya juga mengenai gigi. Ketika Anda mencicipi minuman, gigi pasti sudah terpapar," katanya.
Satu-satunya cara untuk melindungi gigi adalah dengan menaruh ujung sedotan di bagian belakang mulut, di balik gigi dan lidah, sehingga cairan akan berpindah dari gelas langsung ke belakang kerongkongan tanpa menyentuh gigi. Kira-kira, sama lah dengan menenggak minuman, dan bukan menyedot-nyedot jus atau kopi untuk menikmatinya perlahan-lahan.
Usai minum jus, teh, kopi, atau soda, Dr Burhenne menyarankan untuk berkumur dengan air putih dan menggosok gigi. Selain menetralisasi kandungan asam, cara ini juga akan meminimalkan noda minuman tertinggal pada gigi.
Sudut mulut jadi keriput
Lesley M. M. Blume, penulis buku Let's Bring Back: An Encyclopedia of Forgotten-Yet-Delightful, Chic, Useful, Curious, and Otherwise Commendable Things from Times Gone By, mengatakan bahwa mulut kita akan mengerucut ketika minum menggunakan sedotan. Bayangkan bila Anda selama bertahun-tahun menggunakan sedotan untuk minum, sudut mulut akan lebih cepat keriput. Wajah juga akan terlihat lebih tirus, namun tidak sedap dipandang. Kondisi yang sama juga akan dialami perempuan yang punya kebiasaan merokok. "Kerutan yang Anda lakukan untuk menyedot minuman dengan sedotan menyamai apa yang dilakukan perokok ketika mereka menghisap rokoknya, yang akan menimbulkan kerutan-kerutan yang tak enak dilihat di sekitar bibir atas," ujar Dr Burhenne, mengiyakan pendapat Blume.
Bikin perut kembung
Siapa yang menyangka, minum pakai sedotan ternyata bisa menimbulkan masalah pencernaan karena perut Anda menyimpan terlalu banyak udara. Tak perlu membayangkan bahwa Anda baru saja membuka mulut lebar-lebar sehingga begitu banyak udara yang terhirup ke dalam tubuh. Sadar atau tidak, Anda sebenarnya menelan banyak udara ketika Anda makan atau minum. Menurut Diana Rodriquez, penulis artikel-artikel kesehatan di situsHealth Day, 50 persen dari gas yang ada di dalam tubuh disebabkan karena Anda menelan terlalu banyak udara melalui makanan. Ketika Anda menyeruput cairan melalui sedotan, Anda juga menghirup udara. Inilah yang menyebabkan lama-kelamaan Anda akan mengalami kembung.

Nah, setelah kit baca penjelasan diatas, bukan berarti kita tidak boleh memakai sedotan ya, tapi kurangi pemakaian sedotan secara rutin perlu juga dilakukan. Jadikan informasi diatas sebagai sesuatu yang perlu diperhatikan :D

*Berbagai sumber ::